Selayang Pandang tentang Makrifat Secara etimologi, ma’rifah berarti pengetahuan atau pengenalan. Sedangkan dalam istilah sufi, ma’rifah itu diartikan sebagai pengetahuan mengenai Tuhan melalui hati (qalbu). Pengetahuan itu sedemikian lengkap dan jelas sehingga jiwanya merasa satu dengan yang diketahuinya itu. Abu Nasr al-Sarraj al-Tusi di dalam kitabnya al-Luma’ mengatakan bahwa ma’rifah itu merupakan pengenalan hati terhadap obyek-obyek yang menjadi sasarannya. Inilah, menurut al-Gazali, pengetahuan yang meyakinkan dan merupakan pengetahuan yang hakiki. Untuk memperoleh pengetahuan yang meyakinkan tentang segala sesuatu, pertama-tama kata al-Gazali, haruslah diketahui arti pengetahuan atau ilmu yang benar dan meyakinkan itu. Dalam kitabnya al-Munqiz, al-Gazali mengatakan: “Al-’Ilm Al-Yaqini (ilmu yang meyakinkan) ialah tersingkapnya sesuatu dengan jelas, sehingga tak ada lagi ruangan untuk ragu-ragu, tak mungkin salah atau keliru, tak ada di hati tempat untuk itu.” Seba...